Tampilkan postingan dengan label suara aneh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label suara aneh. Tampilkan semua postingan

APA BENAR SEPTEMBER 2015 AKAN TERJADI KIAMAT VERSI NASA?

Baru-baru ini sejumlah laman ilmiah bidang antariksa memberitakan bahwa akan terjadi kiamat pada bulan Oktober tahun ini. NASA selaku badan antariksa kredibel dunia juga sudah mengeluarkan pernyataan bahwa hal itu memanglah benar adanya, walau juga dipihak mereka disertai dengan bantahan, namun ada banyak bukti yang ditunjukkan beberapa lembaga riset lainnya bahwa hal tersebut bukanlah hal sederhana. Ada kesan bahwa NASA sengaja menutupi berita ini dalam rangka untuk menenangkan publik dan tidak membuat kepanikan di berbabagai negara, namun disisi lain kekacauan yang terjadi diberbagai belahan dunia ini nampaknya harus ada penjelasannya. Seperti misalnya gelombang panas yang mendera berbagai negara dan menimbulkan banyak korban, lalu kekeringan berkepanjangan di berbagai wilayah juga menimbulkan banyak tanda tanya, lalu terjadi banjir bandang dan curah hujan ekstrim diberbagai wilayah harusnya ada penjelasan logis yang bisa sama-sama kita sepakati bahwa ini bukan sekedar fenomena perubahan ikllim biasa. Apakah benar ini memang ada kaitannya dengan isu kiamat yang beredar selama ini. Apakah fenomena tersebut merupakan bagian dari rangkaian kiamat yang dimaksus?

Sebuah peristiwa fenomena alam terjadi, ini terjadi di luar angkasa sana, yaitu matahari, kurang labih ditanggal 5 Mei 2015, dilaporkan telah terjadi fenomena alam, dimana matahari telah mengeluarkan lidah api terdahsyatnya yang kekuatannya mencapai 10 kali nuklir Hiroshima. Apakah peristiwa gelombang panas yang sedang mendera bumi ini juga merupakan salah satu bagian dari dampak badai matahari tersebut? Laporan tersebut juga membenarkan bahwa di masa-masa ke depan akan terjadi banyak dampak pada bumi, mulai dari perubahan iklim hingga musim. Lalu apa penjelasan Islam mengenai hal ini?

Pada Selasa (5/5) kemarin, Matahari mengeluarkan lidah api terdahsyat yang sangat berdampak pada area Pasifik Bumi. Flare itu terjadi pada pukul 18.11 waktu setempat dan dijuluki Active Region 2339 (AR2339), seperti dilaporkan Space. Sambungan radio di area Pasifik sempat mati untuk sementara karena badai yang sangat dahsyat tersebut. Dikhawatirkan Bumi juga akan terjadi pengaruh terhadap fenomena dahsyat itu.

Keterangan Space Weather Prediction Center (SWPC, AS mengatakan, "Mengingat sifat impulsif peristiwa ini, serta lokasi sumber pada bagian timur Matahari, kita tidak mengharapkan badai radiasi di Bumi." "Kami punya misi mencari gambar baru dari NASA SOHO [Solar dan Heliospheric Observatory] untuk menentukan apakah ada korelasi antara korona injeksi massa (CME) dengan peristiwa ini," ujar Space. Mereka juga mengambahkan, "Mengingat logika yang sama tadi, kami tidak mengharapkan ada salah satu hal yang akan berdampak pada Bumi." Jilatan api itu diidentifikasikan menjadi tiga kategori oleh para ilmuwan, C (terlemah), M (tingkat menegah), serta X (terkuat). X flare disebutkan 10 kali lebih kuat dari M flare, M flare sendiri besarnya bisa seperti bom nuklir Hiroshima.

Ledakan yang terjadi beberapa waktu lalu itu mengalahkan ledakan sebelumnya yang terjadi pada 11 Maret yang dikenal sebagai AR12297 dalam level X2.2. Diperkirakan ledakan yang terjadi selasa lalu itu berada pada level X2.7. Para ilmuwan mengatakan jika ledakan yang lebih besar kemungkinan akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Mereka mengatakan, "Kami telah mengamati CME energik dari beberapa sisi belakang matahari, jadi kami mengantisipasi aktivitas matahari secara keseluruhan akan meningkat dalam jangka waktu pendek dan menengah."

Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/48177/badai-matahari-10-kali-nuklir-hiroshima-ancam-bumi/ /infospesialcom @infospesial


LETUSAN MATAHARI TERKUAT TERJADI TAHUN LALU, DAN DAMPAKNYA BARU TERASA SAAT INI

28 Oktober 2014

NASA juga telah melaporkan bahwa satelit NOAA miliknya telah mendeteksi badai matahari yang berpotensi mengganggu komunikasi radio frekuensi tinggi yang ada di bumi. Ilmuwan dari University of Graz di Austria mengatakan bahwa salah satu ledakan matahari terbesar selama 10 tahun terakhir akan terjadi pekan ini dan berpotensi besar melumpuhkan frekuensi radio.

Kanzelhoehoe Obseravatory di universitas tersebut telah mencatat bahwa letusan matahari yang berupa penyemburan massa korona yang menarik energinya dari medan kuat magnet matahari akan terjadi pekan ini dan mengakibatkan distorsi pada medan magnet bumi yang berdampak pada sistem teknik di Bumi dan antariksa. Seperti yang dilansir Xinhua, para ilmuwan tersebut telah mendeteksi kelompok bintik matahari berdiameter 125 kilometer tengah menghadap ke bumi.

Bintik tersebut, menurut kepala observatorium Austria, Astrid Veronig, sangat besar sehingga dapat dilihat tanpa menggunakan teleskop. Para ilmuwan menambahkan jika dampak dari letusan matahari tersebut dapat menyebabkan lumpuhnya sinyal radio di bumi selama beberapa Minggu ke depan. (okta)

PENJELASAN MAKNA KIAMAT DALAM ISLAM

MATAHARI AKAN MENGECIL

Lalu bagaimana Islam memandang Kiamat?

Dalam Al Quran sudah dijelaskan bahwa saat terjadi Kiamat, maka Planet akan Saling Bertabrakan lalu menjadi debu. Matahari menyusut dan beterbangan di angkasa. Selama proses kiamat, matahari akan menciut, pusat tatasurya ini akan kehilangan sejumlah besar massa. Semua planet akan menjauh. Lalu terjadi kekacauan orbit memicu tabrakan antara planet-planet. "Dalam tatasurya kita, Jupiter akan bertahan hingga evolusi akhir matahari tanpa cedera,"

Firman Allah Subhannahu wa Ta’ala yang artinya : “Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup, dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. Maka pada hari itu terjadilah kiamat, dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah. Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan malaikat menjunjung ‘Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. (Al-Haaqqah 69:13-20).

SALAH SATU RUKUN IMAN

Percaya kepada hari kiamat adalah salah satu rukun iman yang ke enam.

Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “…Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya, dan hari kemudian (kiamat), maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.”(An-Nisaa’:136).

KIAMAT ADALAH RAHASIA ILLAHI

Ilmu kita tidak akan pernah sampai untuk meramalkan kapan kepastian terjadinya Kiamat, karena hal itu adalah menjadi rahasia Allah SWT.

“Telah dekat terjadinya Hari Kiamat. Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah”(Q.S an-Najm : 57-58)

Mereka menanyakan kepadamu tentang hari akhir : “Kapankah terjadinya ?”. Katakanlah:”Sesungguhnya pengetahuan tentang itu ada pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat bagi yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah:”Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Tuhan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS AL-A’raaf :187)

BUMI MEMASUKI FASE KEPUNAHAN BARU


Saat ini Bumi kita tengah memasuki fase kepunahan baru, hal tersebut adalah hasil sebuah studi yang dilakukan tiga perguruan tinggi di Amerika Serikat. Dari hasil studi tersebut diketahui bahwa hewan bertulang belakang (vertebrates), bahkan termasuk manusia, bisa saja menjadi korban yang pertama memasuki kepunahan itu.

Dari hasil studi yang dipimpin 3 Universitas terkemuka yakni Univesitas Stanford, Princeton, dan Berkeley. Disebutkan bahwa hewan bertulang belakang menghilang 114 kali lebih cepat dari normal.

Penemuan ini juga pernah dilaporkan Duke University tahun lalu. Salah satu penulis studi baru tersebut mengatakan, “Sekarang ini kita memasuki tahap keenam kepunahan massal”, tegasnya. Peristiwa yang sama pernah terjadi 65 juta tahun yang lalu., ketika dinosaurus menghilang alias punah.

“Jika ini sampai terjadi, butuh jutaan tahun untuk kembali pulih dan beberapa spesies hewan akan kembali hilang dari yang ada saat ini,” kata pimpinan peneliti, Gerardo Ceballos. Para ahli mempelajari sejarah tingkat kepunahan hewan bertulang belakang melalui catatan-catatan fosil yang tersimpan. Para ilmuwan menemukan tingkat kepunahan baru-baru ini 100 kali lebih tinggi dibanding pada masa-masa ketika bumi tidak mengalami kepunahan massa, pada masa silam.

FAKTA DI LAPANGAN

Beberapa waktu lalu kita disibukkan dengan berita banyaknya korban jatuh di India dan Pakistan akibat tingginya suhu rata-rata yang dibawa gelombang panas bumi. Ada ribuan orang mengalami dehidrasi dan kematian mendadak akibat panas yang berkepanjangan di berbagai wilayah tersebut. Peristiwa ini juga baru-baru ini terjadi di Jepang, yang menewaskan 70 orang. Lalu kemarau dan kekeringan panjang mengakibatkan banyak hilangnya sumber mata air bersih di berbagai wilayah Jawa. Jadi Bisa Anda bayangkan, dengan kondisi panas mencapai 50 derajat celsius saja manusia bisa wafat, apalagi jika ini dihadapi hewan dan binatang yang hidup di alam bebas. Mereka pastinya termasuk mahluk yang paling menderita, karena hewan-hewan ini tidak memiliki kemampuan mengatasi kekeringan dan dehidrasi sebagaimana yang dilakukan manusia, maka dari itu memang betul faktanya ada banyak spesies hewan yang hilang dari muka bumi beberapa waktu ke depan. Akan ada banyak spesies hewan yang hilang dari permukaan bumi akibat fenomena alam ini.

Temuan mengejutkan itu muncul di tengah ketakutan banyak orang akan hancurnya bumi, bahkan disebut sebagai salah satu rangkaian terjadinya kiamat, dimana seluruh alam semesta ini akan hancur. Tapi sesungguhnya pada bulan September fase ini akan mencapai puncaknya. Inilah sebabnya timbul spekulasi bahwa diperkirakan pada bulan september hingga oktober akan terjadi kiamat, dimana pada saat itu akan terjadi banyak kepunahan massal di seluruh penjuru bumi, bukan hanya tumbuhan dan binatang bahkan manusia juga akan mengalami hal serupa, terutama yang berkaitan dengan cuaca ekstrim dan bencana alam.


Sebagai akibat fenomena, meningkatnya aktivitas matahari yang mengakibatkan semakin besarnya volume jilatan matahari memasuki atmosfir bumi dan menimbulkan bencana gelombang panas dan kekeringan. Sementara penyebab meningkatnya aktivitas matahari adalah sebagaimana sudah disebutkan dalam Al Quran bahwa menjelang datangnya hari kiamat, maka matahari akan menyusut dan semakin mengecil, fenomena matahari menyusut akan terus terjadi, yaitu dimana matahari sedang melepaskan medan massanya secara terus-menerus hingga akhirnya matahari lama kelamaan akan mengecil dan kehilangan medan massanya lalu semua planet yang ada disekitarnya akan saling menjauh dan lalu terjadi tabrakan antar planet dan terjadilah kiamat.

Mungkin definisi planet bertabrakan yang dimaksud NASA adalah peristiwa ini, hal ini memang pasti akan terjadi, namun itu masih membutuhkan waktu yang sangat panjang dan lama, bukan akan terjadi tabrakan planet dalan waktu dekat ini, seperti yang mereka sebutkan akan terjadi di bulan September tahun 2015 ini, sekali lagi hanya Allah swt saja yang mengetahui hal tersebut. Kiamat tidaklah terjadi secara tiba-tiba seperti perkataan mereka yang menganggap bahwa alam akan dengan sangat mudahnya bergerak sesuai perkiraan mereka, karena iman seorang muslim hanya meyakini bahwa segala sesuatu yang bergerak dan bernyawa di bumi ini, itu diketahui ALlah swt, tidak ada yang luput satupun dari pengawasan-Nya. Sedangkan perkiraan kiamat versi NASA yang dimaksud mungkin adalah fenomena berkurangnya jumlah spesies tanaman dan binatang serta manusia sebagai akibat kekeringan dan tingginya suhu permukaan bumi mengakibatkan terjadinya kepunahan massal secara signifikan dalam satu kurun waktu. Definisi kiamat ini bukan mengandung makna akan berakhirnya usia bumi termasuk semua mahluk yang ada di dalamnya, lalu terjadi kehancuran besar-besaran. Ide-ide kiamat seperti ini sengaja dihembuskan oleh kaum musyrikin sesungguhnya adalah untuk menggoyahkan iman umat muslim dan menjauhkan keyakinan kepada Sang Maha Pencipta, lalu beralih pada kepercayaan pada ilmu sains dan teknologi. Semakin banyak yang mempercayai maka itu menunjukkan ide mereka diterima dan di amini, dengan demikian orang muslim tandanya masih mudah dipermainkan imannya.

Mungkin untuk lebih memudahkan kita memberi tanda sedang berlangsungnya proses menuju kiamat sesungguhnya adalah ketika terjadi fenomena suara terompet sangkakala yang menggema di sebagian langit eropa beberapa waktu lalu. Sebagaimana sudah disampaikan beberapa ahli, bahwa fenomena suara misteri yang mirip alunan terompet malaikat Izrail ini juga dihasilkan dari dampak semakin tingginya suhu di permukaan bumi yang mengakibatkan timbulnya gesekan di wilayah kutub bumi dan akhirnya menghasilkan suara-suara alam atau yang biasa mereka sebut suara dalam dalam alam (Sound of Nature). Suara-suara ini akan mulai sering kita dengar dalam waktu-waktu ke depan seiring berjalannya waktu dimana manusia juga diberikan kesempatan untuk memperbaiki keimanan dan ketaqwaannya kepada Sang Maha Pencipta sebelum kiamat itu benar-benar terjadi.

Semoga saja atas apa hal yang disampaikan para ilmuwan mengenai berita datangnya hari kiamat janganlah dengan mudah membenarkan dan menelannya bulat-bulat, namun ada baiknya itu dijadikan acuan untuk membuat kita semakin iman kepada Allah swt, Al Quran dan Rasulullah saw, karena satu-satunya sumber terbaik adalah apa-apa yang berasal dari-Nya bukan yang lain.



TIUPAN PERTAMA SANGKAKALA TELAH BERKUMANDANG

Sebuah peristiwa mengejutkankan sedang terjadi, suara aneh seperti bunyi terompet terdengar di langit eropa dan amerika. Sejak tanggal 16 Jan berbagai stasiun TV luar negeri menyatakan bahwa senandung aneh yang persistent telah dilaporkan dari berbagai tempat diseluruh dunia, dengan keluhan datang oleh ribuan di Inggris, Swedia, Kanada, Amerika Serikat, Hongaria, Denmark, Kosta Rika, Republik Ceko dan Rusia" serta suara-suara aneh ini "terdengar diruang ruang publik, dan yang paling mengkhawatirkan di "kepala orang" pada umumnya.

Sebagian orang berspekulasi bahwa suara tersebut adalah hanya bagian dari fenomena alam biasa, sebagian lagi beranggapan bahwa itu adalah hasil pekerjaan alat berat di beberapa negara yang mayoritas merupakan kota industri yang sibuk. Para peneliti mencurigai suara itu berasal dari sepasang kipas angin raksasa di pabrik Daimler Chrysler dan kompresor udara di pabrik milik Haynes International. Sedangkan dalam kasus Bristol, para peneliti mencurigai suara dengungan datang dari pabrik-pabrik di Avonmouth. Dan Teori lain menyebutkan sumber dengungan adalah pesawat yang sedang terbang. Apakah memang ini hanya bagian dari hasil pekerjaan manusia biasa? Lalu mengapa suara misterius ini hanya terdengar disebagian negara eropa dan benua amerika? Untuk memastikannya, mari sama-sama kita simak penjelasan berikut ini.


Beberapa teori tentang jagad raya pernah dirilis beberapa ilmuan sebelumnya. Tetapi teori tanduk (lebih mirip terompet tanduk) yang dikemukakan Prof.Frank Steiner sempat menjadi perbincangan para ilmuwan seperti yang diberitakan Guardian tahun 2004. Gambaran radiasi awal pernah dibuat NASA menggunakan Wilkinson Microwave Anisotropy Prob tahun 2003, dan terbukti telah membantu beberapa misteri tentang sejarah waktu, ruang dan segala yang berkaitan dengan jagad raya.

Jagad raya tercipta sekitar 13,7 miliar tahun lalu. Proporsi alam semesta terdiri dari 4% materi, materi yang tidak terdeteksi 23% dan 73% adalah energi misterius. Einstein pernah menyebutkan tentang jagad raya yang melengkung atau berbentuk pelana. Beberapa ilmuan menganggap jagad raya berbentuk donat. Tahun 2003, tim asal New York berspekulasi bahwa alam semesta mungkin berukuran kecil tapi seperti tanpa henti mengikuti set dodecahedrons atau bola, sehingga perjalanan jagad raya dalam satu arah akan kembali lagi ke Bumi (seperti mengelilingi dunia, berbentuk terompet sangkakala). Teori Frank Steiner Tentang Terompet Sangkakala


Prof.Frank Steiner dan team menggunakan peralatan milik NASA yang disebut Wilkinson Microwave Anisotropy Prob (WMAP). Pada bagian ujung belakang alam semesta (jagad raya) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable).

WMAP sendiri merupakan alat dari bagian untuk melihat kosmologi atau studi tentang sifat alam semesta secara keseluruhan. Bentuknya yang seperti satelit ingin memetakan atau melakukan observasi terhadap alam semesta, demikian dikutip dari CNN Indonesia.

Dan hasilnya memang cukup mengejutkan, seperti dikutip dari situs teknologi Space.com, WMAP berhasil memindai bahwa alam semesta yang kita tinggali saat ini ternyata berbentuk menyerupai terompet.


Kesimpulan Prof. Frank Steiner memiliki kesamaan dengan yang tertera dalam hadits (Islam) pernah disebutkan bahwa terompet sangkakala Isrofil berbentuk seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran diameternya seluas langit dan bumi. Dalam islam, terompet sangkakala ini bernama Shuur, yang artinya Tanduk yang terbuat dari cahaya. Menjelang datangnya hari kiamat shuur ditiup sebanyak tiga kali; tiupan pertama untuk mengejutkan, tiupan kedua untuk kematian, dan tiupan terakhir untuk membangkitkan.

"Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri."
(Alquran Surah An Naml: 87)


Bisa jadi suara yang menggelegarkan hati orang seantero eropa dan amerika ini merupakan hasil tiupan pertama teropet Sangkakala yang berarti peringatan. Peringatan untuk kembali pada kebenaran dan juga peringatan untuk berbenah diri. Tahukah anda bahwa sesungguhnya datangnya hari kiamat juga membutuhkan waktu yang amat panjang dan bertahap. Hari kiamat tidak datang secara tiba-tiba, ia akan dimulai ketika Terompet Sangkakala ditiup oleh Malaikat ISrofil. Panjangnya waktu berlangsungnya kiamat adalah 50.00 tahun perhitungan dunia.

Berikut penjelasannya.

Diterangkan melalui yahya bin Mu'adz Arrozi; "Sesungguhnya sudah dibacakan dalan sebuah majelis;

"Pada hari kiamat, Kami mengumpulkan orang-orang bertaqwa Kepada Dzat Yang Maha Pengasih sebagai para utusan. Dan Kami menghalau orang-orang berdosa ke dalam neraka dalam keadaan haus." (QS. Maryam :85-86)

Hai Saudaraku....didepanmu ada hari yang berdimensi 50 tahun dari yang kamu hitung; hari Rajifah (tiupan pertama yang mengguncangkan), hari Azifah (kiamat), hari dimana manusia menghadap Tuhan Yang Menguasai semua mahluk, hari kekecewaan dan hari penyesalan, Hari pemeriksaan hebat, hari Perhitungan, hari pertanyaan, hari Haqqoh (pasti terjadi), hari Qariah, hari Hidup Kembali, hari dimana manusia melihat apa yang diperbuat, hari diperlihatkan kesalahan, hari Wajah-wajah bersinar dan wajah-wajah gelap. Hari Harta dan anak yang tiada berguna kecuali dengan hati bersih menghadap Allah. Hari tanpa guna bagi yang dhalim; mereka memperoleh laknat dan tempat pengembalian yang buruk.

Yahya berkata: "Hai manusia, perlahan-lahan kelak kalian akan dikumpulkan pada hari kiamat dengan berkelompok dan menghadap Tuhan dengan seorang diri, dan kamu akan ditanya tentang perbuatanmu walau itu hanya satu huruf. Sedangkan orang-orang yang menjadi kekasih Allah akan digiring ke hadirat Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai delegasi yang di hormati. Dan orang-orang yang durhaka akan digiring dalam keadaan haus yang teramat sangat, dan memasuki Jahanam dengan berkelompok-kelompok.

Muqatil bin Sulaiman berkata; "Pada hari kiamat para mahluk berdiam diri selama 100 tahun tanpa bicara, 100 tahun dalam kebingungan, dan 100 tahun dalam berdesak-desakan dan kegelapan menghadap Tuhan YME. Sesungguhnya hari kiamat akan berlangsung selama 50.000 tahun perhitungan dunia, dan bagi seorang mukmin yang ikhlas, lamanya laksana waktu mengerjakan shalat wajib, paling cepat."


Jika anda sudah perhatikan suara diatas, bahwa suara itu termasuk dalam volume cukup tinggi dan seharusnya ini bisa didengar oleh seluruh manusia di muka bumi ini, termasuk kita yang ada di asia dan wilayah timur, namun hal ini tidak terjadi. Ada beberapa alasan yang mengakibatkan suara ini hanya bisa didengan di beberapa wilayah saja, diantaranya: 1. Mungkin karena perbedaan waktu setempat, ketika kejadian ini berlangsung di belahan benua eropa kala itu sudah pada waktu pagi menjelang siang, sementara di asia sedang berlangsung malam, maka kebanyakan orang sedang tertidur lelap saat peristiwa itu berlangsung. 2, Atau kemungkinan kedua adalah Allah tidak menginginkan ini diperdengarkan oleh sebagian kaum muslim di asia, karena bisa mengakibatkan keresahan (walau pada akhirnya kita tetap dapat mendengar dengungan suara itu melalui sosial media yang penyebarannya amat luas), sebagaimana yang disebutkan dalam ayat Al quran diatas, bahwa Allah memperkenankan suara itu terdengar bagi siapa saja yang Dia kehendaki. 3. Ini adalah bagian dari peringatan kepada bangsa barat yang beberapa waktu belakangan sebagaimana kita ketahui bersama di Myanmar telah terjadi pembunuhan besar-besaran umat muslim Rohingnya, dan orang-orang di barat sana dengan sengaja menutup rapat-rapat hati dan telinga mereka terhadap peristiwa tersebut. Mereka tidak mempedulikan derita umat muslim yang dibunuh dengan keji di tanah mereka sendiri. Sementara sebagian korban yang terlempar di lautan banyak diselamatkan oleh penduduk muslim di Aceh dan Medan, dan malaysia warga muslim di sana dengan senang hati membantu dan menolong para pengungsi rohingya itu tanpa menunggu instruksi dari pemerintah setempat, memberikan bantuan kemanusiaan dengan sukarela serta memberikan tempat berlindung yang layak. Dan ketika peristiwa di tiupnya terompet sangkakala, Allah membuka lebar-lebar fungsi pendengaran masyarakat barat, sehingga mereka panik, ketakutan dan bingung dengan fenomena suara aneh yang keluar dari langit. Peristiwa ini berlangsung selama 30 menit lamanya dan mereka tidak dapat menemukan jawaban pasti tentang apa yang sedang berlangsung di wilayah mereka. Sementara di sisi bagian lain dunia ini yaitu di wilayah asia; Indonesia, malaysia, tidak ada yang mengetahui tentang peristiwa menggemparkan dunia maya ini, dan ternyata ALlah menutup rapat fungsi pendengaran umat muslim dari asia dari siksaan suara yang memekakkan telinga, semata-mata karena Allah tidak mau membuat resah umat muslim yang sedang menolong saudaranya dan sedang memberikan hukuman pada segolongan orang yang tidak mau mengindahkan peringatan-NYa. Read more: http://nuurislami.blogspot.com/2012/11/misteri-jagad-raya-dan-terompet.html#ixzz3bOTx4pfH Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ

Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ

Jika anda sudah perhatikan suara diatas, bahwa suara itu termasuk dalam volume cukup tinggi dan seharusnya ini bisa didengar oleh seluruh manusia di muka bumi ini, termasuk kita yang ada di asia dan wilayah timur, namun hal ini tidak terjadi. Ada beberapa alasan yang mengakibatkan suara ini hanya bisa didengan di beberapa wilayah saja, diantaranya: 

1. Mungkin karena perbedaan waktu setempat, ketika kejadian ini berlangsung di belahan benua eropa kala itu sudah pada waktu pagi menjelang siang, sementara di asia sedang berlangsung malam, maka kebanyakan orang sedang tertidur lelap saat peristiwa itu berlangsung. 

2, Atau kemungkinan kedua adalah Allah tidak menginginkan ini diperdengarkan oleh sebagian kaum muslim di asia, karena bisa mengakibatkan keresahan (walau pada akhirnya kita tetap dapat mendengar dengungan suara itu melalui sosial media yang penyebarannya amat luas), sebagaimana yang disebutkan dalam ayat Al quran diatas, bahwa Allah memperkenankan suara itu terdengar bagi siapa saja yang Dia kehendaki. 

3. Ini adalah bagian dari peringatan kepada bangsa barat yang beberapa waktu belakangan sebagaimana kita ketahui bersama di Myanmar telah terjadi pembunuhan besar-besaran umat muslim Rohingnya, dan orang-orang di barat sana dengan sengaja menutup rapat-rapat hati dan telinga mereka terhadap peristiwa tersebut. Mereka tidak mempedulikan derita umat muslim yang dibunuh dengan keji di tanah mereka sendiri. Sementara sebagian korban yang terlempar di lautan banyak diselamatkan oleh penduduk muslim di Aceh dan Medan, dan malaysia warga muslim di sana dengan senang hati membantu dan menolong para pengungsi rohingya itu tanpa menunggu instruksi dari pemerintah setempat, memberikan bantuan kemanusiaan dengan sukarela serta memberikan tempat berlindung yang layak. Dan ketika peristiwa di tiupnya terompet sangkakala, Allah membuka lebar-lebar fungsi pendengaran masyarakat barat, sehingga mereka panik, ketakutan dan bingung dengan fenomena suara aneh yang keluar dari langit. Peristiwa ini berlangsung selama 30 menit lamanya dan mereka tidak dapat menemukan jawaban pasti tentang apa yang sedang berlangsung di wilayah mereka. Sementara di sisi bagian lain dunia ini yaitu di wilayah asia; Indonesia, malaysia, tidak ada yang mengetahui tentang peristiwa menggemparkan dunia maya ini, dan ternyata ALlah menutup rapat fungsi pendengaran umat muslim di asia dari siksaan suara yang memekakkan telinga dan suara menggelegar yang menakutkan, semata-mata karena Allah tidak mau membuat resah umat muslim yang sedang menolong saudaranya dan sedang memberikan hukuman pada segolongan orang yang tidak mau mengindahkan peringatan-NYa.

Bukankah kita sudah melihat peristiwa memilukan seperti ini ketika gempa menerjang Nepal beberapa waktu lalu, dimana sebelum kedatangan pergerakan dalam lempengan bumi, lalu menenggelamkan ribuan warga Nepal dalam runtuhan batu dan puing-puing bangunan, sebelumnya para penganut umat budha dan hindu yang melakukan ritual pembantaian terhadap ribuan binatang; burung dan hewan ternak. Bukankah itu sudah cukup bagi kita untuk memahami bahwa Sang Pencipta amat murka dengan tindakan semena-mena sekelompok orang yang menganggap diri mereka paling benar. Inilah bentuk protes alam kepada tindakan brutal manusia.


Dan tahukah anda bahwa suara dari langit ini sudah pernah terjadi sebelumnya, beberapa waktu lalu namun dalam volume yang lebih rendah, faktanya volume suara itu semakin tahun semakin tinggi dan semakin mengganggu telinga dan ketenangan orang-orang diberbagai belahan dunia. Hingga kini para ahli belum bisa memberikan penjelasan mengenai fenomena ini. Hingga Akhirnya suara itu akan benar-benar terdengar jelas dan membuat hati mereka bergetar hebat dan mereka tidak mampu berkatan-kata, karena sangat kuatnya getaran suara yang dihasilkan. Disaat suara teropet sangkakala itu benar-benar di perdengarkan dengan lantang oleh malaikat ISrofil, maka itulah pertanda telah datangnya masa perhitungan mundur menuju hari kiamat, wallahu alam.

Jika mengamati demikian dahsyatnya berita ini seantero jagat membicarakannya dari berbagai sisi dan banyak banyak spekulasi di berbagai bidang bermunculan, dan bahkan belum ada jawaban yang bisa memuaskan berbagai pihak, maka bisa dipastikan bahwa peristiwa ini adalah benar tiupan pertama terompet Sangkakala milik malaikat Isrofil, mengapa? karena sebagaimana sudah disebutkan sebelumnya bahwa pada tiupan pertama di kumandangkan adalah dengan maksud untuk mengejutkan dan mengingatkan mahluk, dan terbukti dengan peristiwa ini semua orang merasa terkejut dan kaget bukan main. Peristiwa ini adalah hal unik yang tidak bisa di jawab dengan teori ilmiah, walau NASA sudah mengungkapkan bahwa ini adalah bagian dari proses pergeseran lapisan bumi, namun pada akhirnya teori NASa ini juga berujung pada proses berakhirnya umur bumi atau dengan kata lain akan berujung pada datangnya kiamat.

Jika anda adalah sebagian orang yang sepaham dengan sebagian orang yang berpikir bahwa ini hanyalah HOAX belaka, maka ada baiknya anda berpikir ulang untuk melakukan hal tersebut. Karena sesungguhnya, apapun fenomena yang terjadi di alam semesta ini tentulah ada penjelasananya, dan Allah sudah memberikan kita banyak penjelasan mengenai hal tersebut melalui Quran dan Hadist. Dan jika memang suara misterius itu tidak bisa dipecahkan oleh para ilmuwan, masih banyak orang yang menyangsikan dari sisi penjelasan ilmiah maka penjelasan dari sisi keagamaan adalah satu-satunya jalan untuk membuat kita selamat dari apapun konsekuensi fenomena alam tersebut di kemudian hari. Semoga bermanfaat.