ALASAN KEBENCIAN IBLIS KEPADA MANUSIA

"Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah." (QS. 35-11)

Diawal penciptaan Adam as, Allah memerintahkan iblis sujud kepada Nabi Adam as. tetapi iblis menolak " "Apakah tidak lebih utama aku daripada dia! Engkau jadikan aku dari Api dan dia dari tanah."

Allah Ta'ala berfirman; "AKU melakukan sesuatu sesuai dengan yang Ku kehendakai."

Ibis berpendapat bahwa dirinya lebih mulia dibanding Adam as. Iblis lalu berdiri membelakangi Adam karena berbangga diri dan sombong, ia tidak mau sujud kepada Adam as. Sementara para malaikat sujud pada Adam as amat lama. Ketika malaikat bangkit dari sujud, Iblis masih tetap berdiri, kemudian malaikat sujud yang kedua dan sujud syukur, tetapi iblis masih tetap berdiri dan berpaling amat berbangga diri tanpa menyesal sedikitpun.

Kemudian Allah merubah bentuk wajah iblis dari mulanya indah, tampan, cemerlang, bersayap empat, pandai, ahli ibadah dan simbol kebanggaan para malaikat menjadi wajah babi hutan ; kepalanya seperti unta, dadanya seperti punukk unta besar, wajahnya antara dada dan kepala seperti kera, kedua matanya melotot seluas wajahnya, lubang hidungnya lebar seperti alat bekam, bibirnya seperti bibir lembu, taringnya seperti babi hutan dan janggutnya hanya ditumbuhi tujuh helai rambut.

Kemudian Allah mengusirnya dari surga, dari langit, dari bumi dan dari semua wilayah. Ia tidak bisa masuk bumi kecuali secara sembunyi-sembunyi, dan dilaknati sampai akhir kiamat.

Sebuah Kisah: Iblis pernah mendatangi Nabi Musa as. Ia berkata; "Engkau adalah manusia utusan Allah, dan Dia telah berfirman kepadamu secara langsung."

"Ya, benar. Apa yang kamu inginkan, dan siapa kamu!" kata Musa as. "Aku iblis wahai Musa! Dan katakan kepada Tuhanmu, ada diantara mahluk-Mu yang ingin bertobat."

Kemudian Allah menurunkan wahyunya kepada Nabi Musa as. "Katakan padanya bahwa Aku akan menerima permohonannya. Tapi perintahkan dia untuk sujud kepada kuburannya Nabi Adam as. Kalau dia mau bersujud, maka AKu akan menerima tobatnya."

Sesungguhnya siksaan iblis didalam neraka amatlah pedih. Ada yang bertanya, "Bagaimana engkau merasakan siksa Allah."

"Seberat-beratnya siksa yang pernah terjadi." jawab iblis.

"Sesungguhnya Adam sekarang ada di taman Surga, pergilah engkau menghadap dan sujudlah kamu padanya, dan ajukan senggang waktu sampai engkau diampuni.

Ternyata dia masih menolak. Siksanya makin dahsyat sekaliber 70.000 kalo lipat siksa penghuni neraka. Salah satu hadist menyebutkan; bahwa Allah mengeluarkan iblis dari neraka setiap 100.000 tahun sekali. Juga mengeluarkan Adam as dan Dia memerintahkan iblis untuk sujud kepada Adam as. Namun iblis tetap menolak, lalu ia dimasukkan lagi ke dalam neraka. Lalu apa sebenarnya alasan pokok demikian bencinya iblis kepada manusia, sehingga ia tidak mau menerima syarat yang diajukan kepadanya untuk menyembah Adam jika ia ingin menerima ampunan.



Salah satu alasannya adalah karena Iblis sudah berada di puncak kesombongannya dan ia sama sekali tidak bisa menerima kenyataan bahwa manusia adalah mahluk Allah swt yang sudah mendapat tempat terpuji jika dibanding dirinya. Puncak kesombongan iblis ini sudah berada pada tahap berani menantang kekuasaan Allah swt sebagai mahluk ciptaan-Nya yang sebelumnya diciptakan memiliki banyak kemampuan ghaib. Kesombongannya membuat ia berada di puncak segala rasa kebencian terhadap manusia termasuk juga terhadap sang Pencipta-Nya. Kemarahan bagaikan bara api yang memuncak dan tidak bisa dipadamkan dengan cara apapun bahwa Iblis sudah membakar dirinya sendiri dalam dendam berkepajangan, walau ia pun sudah berusaha menyesali perbuatannya dan berupaya mencari cara agar Allah swt mau memaafkan dirinya, tetapi sayangnya ketika diajukan syarat agar ia mau menyembah Adam, namun ia menolak. Ia memilih tetap berada pada posisi membelakangi Adam dan keturunannya dibandingkan harus mengakui kesalahannya.

Dan Allah Maha tahu, apapun yang ada dalam diri setiap mahluk-Nya, setiap hal paling kecilpun yang tersirat dalam jiwa mahluk-Nya, bahwa iblis tidak akan mengubah pendiriannya sampai hari kiamat tiba. Allah swt tahu bahwa Iblis akan tetap menjadi iblis yang sombong dan congkak, hingga ia menerima balasan terburuk di neraka jahanam kelak. Itu adalah takdir Iblis yang sudah paling nyata. Sementara takdir anak cucu Adam masih berada di tangan mereka masing-masing, siapa saja yang berusaha mencari keridhoan ALlah swt maka ia akan selamat, dan kepada siapa saja yang dengan sadar menyimpang dari ajaran-Nya maka ia akan berkumpul bersama iblis di neraka kelak, sebagai golongan mahluk yang menyombongkan diri.

Diriwayatkan juga, sesungguhnya iblis pernah berdoa memohon keringanan hukuman ; "Wahai Allah, Engkau sudah mengeluarkan aku dari surga karena masalahku dengan Adam, dan aku tidak bisa menguasai dia kecuali dengan Penguasaan-Mu. Berilah aku sedikit keringan."

Allah berfirman ; "Engkau bisa menguasai Adam, maksudnya anak cucunya untuk menjaga kenabiaan bapak-bapak mereka."


Allah swt. berfirman :
قال فبعزتك لأغوينهم اجمعين الا عبادك منهم المخلصين
Artinya : Iblis bersumpah ”Demi sifat keagunganMu Tuhan, niscaya aku pasti akan membujuk anak cucu Adam semua. Kecuali hamba-hambaMu yang ikhlas (dalam beramal)”.
Itulah sumpah Iblis. Ia dan seluruh tentaranya akan berusaha sekuat tenaga mereka demi menjerumuskan anak cucu Nabi Adam as. Ke jalan yang sesat.  


Dalam surat Al a’rof ayat 16-17 juga di sebutkan:
قال فبما اغويتني لاءقعدن لهم صراطك المستقيم ثم لاءتينهم من بين ايديهم ومن خلفهم وعن ايمانهم وعن شمائلهم ولاتجد اكثرهم شاكرين

Artinya : ”Iblis menjawab karena Engkau (Allah) telah menghukum saya tersesat maka saya benar-benar akan menghalang-halangi mereka dari Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka dan Engkau tidak akan mendapat kebanyakan mereka bersyukur ( taat)”.

“Demi sifat kemulyaan-MU tuhan aku tidak akan keluar ( untuk mengganggu ) dari hatinya anak cucu adam selagi mereka masih mempunyai ruh” lalu allah berfirman:
لا امنعهم التوبة مادامت ارواحهم في اجسادهم

“Demi sifat kemulyaanku aku tidak akan menolak tobat mereka selagi ruh masih berada di jasad mereka”

Iblis berkata lagi, لاغوينهم اجمعينniscaya aku pasti akan membujuk mereka semua”
allah berfirman lagi لاكقرن عنهم سيئاتهم

“pasti aku akan menghapus semua kejelekan-kejelekan mereka”

Iblis berkata lagi:
لااتينهم من ايديهم ومن خلفهم وعن ايمانهم وعن شمائلهم

Aku pasti akan mendatangi mereka dari arah depan mereka, dan dari belakang mereka, dan dari kanan mereka, dan dari kiri mereka”

setelah mendengar itu semua hati malaikat menjadi tipis(kasihan)terhadap manusia, kemudian allah berfirman:
انه بقي للانسان جهة الفوق والتحت فاذا رفع يديه باالدعاء على سبيل الحضوع اووضع وجهه على الارض على سبيل الخشوع
  غفرت له الذنوب ولا ابالى

Artinya “Sesungguhnya masih ada bagi manusia yaitu arah atas dan bawah, apabila manusia mau mengangkat ke dua tangan untuk berdoa dengan penuh ketundukan atau meletakkan wajahnya pada bumi ( sujud ) dengan penuh khusu’ maka aku akan mengampuni dosa-dosanya secara pasti”

0 komentar: